Senin, 04 Mei 2015

ILMU ADALAH CAHAYA

Dikisahkan bahwa Imam Syafi’I sangat cerdas ia menulis apa yang dijelaskan atau diterangkan oleh gurunya dan menulis menggunakan ludahnya kemudian ditulis ditelapak tangannya, beliau hafal Al-Qur’an sejak usia 7 tahun subhanAllah, sebelum teman-teman beliau selesai mendikte apa yang gurunya katakan ia telah menghafalkannya.

Suatu hari ia sedang berjalan dan datanglah angin kencang sehingga menerbangkan sedikit pakaian perempuan yang sedang berjalan hingga terlihatlah betis sang perempuan. Beliau tidak sengaja melihat aurat wanita tersebut. Setelah itu, hafalannya semua hilang selama 40 hari 40 malam. Beliiau mendatangi gurunya yaitu Imam Malik dan menceritakan keluhannya tentang dirinya yang tiba-tiba hilang semua hafalannya.

Sang gurupun mengatakan bahwa  Ilmu itu cahaya, dan cahaya itu tidak akan datang kepada orang yang banyak berbuat maksiat.

Imam Syafi’I saja yang secara tidak sengaja melihat betis sang wanita itu mendadak hafalannya hilang, bagaimana denga kita?? Di zaman sekarang ini, saya rasa kita bisa lebih bijak menyikapi keadaan sekarang. Wallahu ‘alam.