![]() |
Pernahkah kita mendapat sebuah pertanyaan atau mungkin lebih tepatnya sebuah pernyataan seperti ini
Kok kamu kuliah lama hanya jadi Ibu Rumah Tangga(IRT). kalimat ini juga pernah ditujukan ke saya.
Saya jawab saja. sikecil tidak ada yang jaga(jawaban pamungkas untuk saat ini).
Menjadi perempuan sudah kodratnya di dapur. Setinggi apapun sekolah kita
Tetap kita akan kembali ke hukum alam.
Kenapa? Karena perempuan merupakan sekolah pertama bagi anak. Kita sebagai ibu melahirkan,menjaga,mengasuh,memberikan pelajaran pertama bagaimana cara mengucapkan kata Mama,Papa dan hal sederhana lainnya. Walaupun sederhana tapi sangat berguna bagi perkembangan sang anak.
Ada 6 alasan ibu selalu menjadi sekolah pertama bagi anaknya(di kutip dari www.hipwee.com)
1.Sejak kamu lahir ke dunia, ibu jadi orang pertama yang selalu kamu contoh segala tingkah lakunya
Karena anak adalah peniru yang sangat baik, apa yang kita ibu lakukan atau katakan sang anak berusaha mencontoh meski terbata-bata sampai ia bisa.
2.Ibu pula yang menanamkan nilai kemandirian padamu untuk pertama kalinya. Biar kelak kamu siap menyambut masa depan
Ibu mengajarkan kemandirian seperti bagaimana makan tanpa dibantu, memasang kancing baju ,merapikan sepatu, menyisir rambut sendiri.. pelajaran kemandirian ini bertahap dipelajari hingga kita dewasa.
3. Di saat orang lain melarangmu melakukan ini itu, ibu justru jadi sosok pertama yang memberikanmu kesempatan untuk mencoba
Semua orang tidak ingin melihat kita mencapai kesuksesan kecuali ibu kita..ibu dengan segala kelemahannya memberi kita kesempatan dan peluang jika sang anak ingin memulai dan mencoba sesuatu.. ibulah yang pertama kali memberi motivasi
4. Kalau pun kamu gagal setelah mencoba, ibu lah yang memberikanmu semangat untuk tak lekas menyerah
Adakalanya apa yang kita usahakan ,gagal kita raih..saat itulah ibu selalu menguatkan dengan lisan dan perbuatannya bisa menenangkan.
5. Kesabaran ibu dalam mengajarimu semua hal tak ada batasnya. Sampai beliau rela mengorbankan waktu dan tenaga
Beliau bukan guru yang punya titel panjang di belakang namanya, tapi ia mampu mengajari kita dengan penuh kesabaran dan ketelatenan, ia lakukan semat-mata demi melihat sang anak sukses.
6. Karena apapun yang kamu tanyakan, ibu berusaha mencari jawabannya untukmu. Sesulit atau seremeh apapun pertanyaamu
Walaupun kemampuan dan pengetahuannya kurang..ia akan berusaha menjawab semua pertanyaanmu karena ia sadar dengan kamu selalu melontarkan berbagai macam peryanyaan berarti fungsi otak kamu berjalan dengan baik.
Jadi, ibu mana yang rela dan tega mengacuhkan anaknya?? Hanya ibu yang kurang berfikir tentang apa itu hukum timbal balik...
Kok kamu kuliah lama hanya jadi Ibu Rumah Tangga(IRT). kalimat ini juga pernah ditujukan ke saya.
Saya jawab saja. sikecil tidak ada yang jaga(jawaban pamungkas untuk saat ini).
Menjadi perempuan sudah kodratnya di dapur. Setinggi apapun sekolah kita
Tetap kita akan kembali ke hukum alam.
Kenapa? Karena perempuan merupakan sekolah pertama bagi anak. Kita sebagai ibu melahirkan,menjaga,mengasuh,memberikan pelajaran pertama bagaimana cara mengucapkan kata Mama,Papa dan hal sederhana lainnya. Walaupun sederhana tapi sangat berguna bagi perkembangan sang anak.
Ada 6 alasan ibu selalu menjadi sekolah pertama bagi anaknya(di kutip dari www.hipwee.com)
1.Sejak kamu lahir ke dunia, ibu jadi orang pertama yang selalu kamu contoh segala tingkah lakunya
Karena anak adalah peniru yang sangat baik, apa yang kita ibu lakukan atau katakan sang anak berusaha mencontoh meski terbata-bata sampai ia bisa.
2.Ibu pula yang menanamkan nilai kemandirian padamu untuk pertama kalinya. Biar kelak kamu siap menyambut masa depan
Ibu mengajarkan kemandirian seperti bagaimana makan tanpa dibantu, memasang kancing baju ,merapikan sepatu, menyisir rambut sendiri.. pelajaran kemandirian ini bertahap dipelajari hingga kita dewasa.
3. Di saat orang lain melarangmu melakukan ini itu, ibu justru jadi sosok pertama yang memberikanmu kesempatan untuk mencoba
Semua orang tidak ingin melihat kita mencapai kesuksesan kecuali ibu kita..ibu dengan segala kelemahannya memberi kita kesempatan dan peluang jika sang anak ingin memulai dan mencoba sesuatu.. ibulah yang pertama kali memberi motivasi
4. Kalau pun kamu gagal setelah mencoba, ibu lah yang memberikanmu semangat untuk tak lekas menyerah
Adakalanya apa yang kita usahakan ,gagal kita raih..saat itulah ibu selalu menguatkan dengan lisan dan perbuatannya bisa menenangkan.
5. Kesabaran ibu dalam mengajarimu semua hal tak ada batasnya. Sampai beliau rela mengorbankan waktu dan tenaga
Beliau bukan guru yang punya titel panjang di belakang namanya, tapi ia mampu mengajari kita dengan penuh kesabaran dan ketelatenan, ia lakukan semat-mata demi melihat sang anak sukses.
6. Karena apapun yang kamu tanyakan, ibu berusaha mencari jawabannya untukmu. Sesulit atau seremeh apapun pertanyaamu
Walaupun kemampuan dan pengetahuannya kurang..ia akan berusaha menjawab semua pertanyaanmu karena ia sadar dengan kamu selalu melontarkan berbagai macam peryanyaan berarti fungsi otak kamu berjalan dengan baik.
Jadi, ibu mana yang rela dan tega mengacuhkan anaknya?? Hanya ibu yang kurang berfikir tentang apa itu hukum timbal balik...
