Kamis, 03 Oktober 2019

PENGGUNAAN KATA PUANG DALAM KOMUNIKASI SEHARI-HARI

Di dunia ini memiliki beragam bahasa , terutama di Indonesia, ada bahasa bugis, bahasa jawa, bahasa sunda,dll

Kali ini saya akan membahas tentang salah satu kota atau daerah yang masyarakatnya mayoritas menggunakan bahasa bugis sebut saja Bone atau Watampone.

Setiap daerah pasti memiliki cara yang berbeda untuk menunjukkan sebuah penghormatan atau tata cara berkomunikasi misalnya dengan sebaya, dengan orang tua dan orang yang lebih muda dari kita, semua memiliki tata cara berkomunikasi.

Di daerah bugis khususnya Bone memiliki tata cara "Mappakaraja" atau penghormatan. Mappakaraja ini bisa kita lakukan dengan tindakan atau dengan ucapan.

Mappakaraja dengan tindakan contoh seorang anak muda lewat di depan orang yang lebih tua darinya dengan menggantungkan tangan kanannya sambil membungkuk ke bawah isyarat permisi.
Mappakaraja dengan ucapan contohnya dengan menggunakan kata-kata yahg disenangi orang bugis pada umumnya yaitu kata "Puang" atau "Puang Aji" bagi yang sudah melaksanakan Haji.

Kata Puang ini sering di alamatkan pada Siswa kepada gurunya, anak kepada paman atau bibinya,orang yang lebih muda kepada orang yang lebih tua, seseorang ang dari melaksanakan Haji, memiliki status keturunan Raja alias "andi", memiliki status sosial tinggi di daerahnya misal seorang Lurah, Camat, dan lain-lain yang berkaitan dengan banyak harta.

Kadang ada juga seorang penjual berbicara kepada pembelinya dengan memanggilnya Puang dengan maksud pembeli adalah Raja.

Kata puang ini juga sering di gunakan untuk tempat berhala misalnya yang ada di salah satu Desa di Bone yang dinamakan puangna "Lagellang". Akan di bahas pada poatingan yang akan datang.

Kata ini harus digunakan dalam berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari karena jika tidak biasanya akan ada yang merasa tersinggung.




Senin, 23 September 2019

SEJARAH SINGKAT IMAM SYAFI'I


1. Putra Kelahiran Palestina
Imam Syafi'i dilahirkan pada 150 Hijriah, bertepatan dengan wafatnya Imam Abu Hanifah. Mayorita riwayat menyatakan bahwa Syafi'i dilahirkan di Ghaza,Palestina.

2. Nasab yang Mulia
Nama lengkap Imam Syafi'i adalah Abu Abdillah Muhammad ibn Idris Ibn al-Abbas ibn Utsman ibn Syafi' ibn al-Sa'ib ibn 'Ubaid ibn Abd Yazid ibn Hasyim ibn Muthallib ibn Abdi Manaf. Akar nasab Syafi'i bertemu dengan akar nasab Nabi saw, tepatnya di moyangnya bernama Abdi Manaf.

Abdi Manaf adalah moyang Nabi saw yang memiliki empat putra: Hasyim, darinya terlahir Nabi saw; Muthallib, darinya terlahir Imam Syafi'i ; Naufal,kakek dari Jabir ibn Muth'im; dan Abd Syams, kakek moyang Bani Umayyah. Dengan demikian, nadab keluarga Muhammadibn Idrisibn Abdullah al-Syafi'i bertemu dengan nasab Nabi, tepatnya di Abdi Manaf sebagai kakek moyang Nabi saw.

3. Ibunda Sang Pembimbing
Ibunda Imam Syafi'i berasal dari Azad,salah satu kabilah Arab yang masih murni. Ia tidak termasuk kabilah Quraisy, meskipun sekelompok orang fanatik terhadap Imam Syafi'i mengaku bahwa ibunda Syafi'i berasal dari kaum Quraisy Alawi. Pendapat yang benar adalah ia berasal dari kaum Azad karena riwayat-riwayat yang bersumber dari Syafi'i menegaskan bahwa ibunya berasal daei Azad.

Ibunda Imam Syafi'i taat beribadah dan berakhlak mulia. Di antara hal menarik tentang kecerdasannyaadalah saat ia menjadi saksi di hadapan pengadilan Makkah bersama seorang saksi perempuan lain dan seorang saksi laki-laki

4. Hidup Miskin
Syafi'i terlahir dsei seorang bapak keturunan Quraisy. Bapaknya meninggal ketika Syafi'i masih dalam buaian. Syafi'i hidup sebagai anak yatim dan miskin, sementara nasabnya sangat mulia. Jika kemiskinan disandingkan dengan keturunan yang mulia maka orang yang dalam kondisi ini akan tumbuh baik, memiliki akhlak yang lurus dan menempuh jalur yang mulia. Kemiskinan yang disertai dengan nasab yang mulia inilah yang membuat Syafi'i kecil dekat dengan masyarakat dan ikut merasakan penderotaan mereka. Syafi'i sering berbaur dengan mereka dan merasakan apa yang mereka rasakan.

Minggu, 22 September 2019

IBU MADRASAH PERTAMA



Pernahkah kita mendapat sebuah pertanyaan atau mungkin lebih tepatnya sebuah pernyataan seperti ini
Kok kamu kuliah lama hanya jadi Ibu Rumah Tangga(IRT). kalimat ini juga pernah ditujukan ke saya.
Saya jawab saja. sikecil tidak ada yang jaga(jawaban pamungkas untuk saat ini).

Menjadi perempuan sudah kodratnya di dapur. Setinggi apapun sekolah kita
Tetap kita akan kembali ke hukum alam.
Kenapa? Karena perempuan merupakan sekolah pertama bagi anak. Kita sebagai ibu melahirkan,menjaga,mengasuh,memberikan pelajaran pertama bagaimana cara mengucapkan kata Mama,Papa dan hal sederhana lainnya. Walaupun sederhana tapi sangat berguna bagi perkembangan sang anak.

Ada 6 alasan ibu selalu menjadi sekolah pertama bagi anaknya(di kutip dari www.hipwee.com)

1.Sejak kamu lahir ke dunia, ibu jadi orang pertama yang selalu kamu contoh segala tingkah lakunya

Karena anak adalah peniru yang sangat baik, apa yang kita ibu lakukan atau katakan sang anak berusaha mencontoh meski terbata-bata sampai ia bisa.

2.Ibu pula yang menanamkan nilai kemandirian padamu untuk pertama kalinya. Biar kelak kamu siap menyambut masa depan

Ibu mengajarkan kemandirian seperti bagaimana makan tanpa dibantu, memasang kancing baju ,merapikan sepatu, menyisir rambut sendiri.. pelajaran kemandirian ini bertahap dipelajari hingga kita dewasa.

3. Di saat orang lain melarangmu melakukan ini itu, ibu justru jadi sosok pertama yang memberikanmu kesempatan untuk mencoba

Semua orang tidak ingin melihat kita mencapai kesuksesan kecuali ibu kita..ibu dengan segala kelemahannya memberi kita kesempatan dan peluang jika sang anak ingin memulai dan mencoba sesuatu.. ibulah yang pertama kali memberi motivasi


4. Kalau pun kamu gagal setelah mencoba, ibu lah yang memberikanmu semangat untuk tak lekas menyerah

Adakalanya apa yang kita usahakan ,gagal kita raih..saat itulah ibu selalu menguatkan dengan lisan dan perbuatannya bisa menenangkan.

5. Kesabaran ibu dalam mengajarimu semua hal tak ada batasnya. Sampai beliau rela mengorbankan waktu dan tenaga

Beliau bukan guru yang punya titel panjang di belakang namanya, tapi ia mampu mengajari kita dengan penuh kesabaran dan ketelatenan, ia lakukan semat-mata demi melihat sang anak sukses.


6. Karena apapun yang kamu tanyakan, ibu berusaha mencari jawabannya untukmu. Sesulit atau seremeh apapun pertanyaamu

Walaupun kemampuan dan pengetahuannya kurang..ia akan berusaha menjawab semua pertanyaanmu karena ia sadar dengan kamu selalu melontarkan berbagai macam peryanyaan berarti fungsi otak kamu berjalan dengan baik.

Jadi, ibu mana yang rela dan tega mengacuhkan anaknya?? Hanya ibu yang kurang berfikir tentang apa itu hukum timbal balik...

Minggu, 15 September 2019

IKATLAH ILMU DENGAN TULISAN


Sudah terlalu lama tidak update blog, bukan lewat bulan lagi tapi tahun.
Ada perasaan sesal dalam hati, waktuku saya gunakan untuk membaca status di social media yang hampir 90% membuat saya stress, mungkin dengan status yang agak lebay, curhatan seorang remaja putri, berita kriminal, dan lain-lain. Mungkin anda juga yang pernah merasakan hal yang membosankan pada saat rajin membuka jejaring sosial..
Curhatan seorang teman yang katanya menutup semua akun medsosnya karena ia merasa frustasi.. dia mencoba menutupnya selama seminggu dan hasilnya dia merasa ringan, baik di pikiran maupun jiwanya. Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi sedikit tentang Manfaat menulis untuk kesehatan, kalau dipikir , kok tulisan bisa menyehatkan?? 
Banyak seorang tokoh yang dari tulisannya bisa menyembuhkan hatinya yang sedang menanti, mereka menulis dan menghasilkan karya besar.
Contoh alm.Bj Habibie menulis buku yang berjudul Habibie Ainun, beliau disarankan untuk menulis buku oleh para dokter ahli agar kesehatannya tidak menurun, namun beliau kini telah pulang lebih dulu, 3 hari yang lalu bangsa bersedih atas kehilangan sosok putra kebanggaan negeri, semoga Allah menempatkan beliau di tempat yang terbaik di surgaNya. aamiin
Lanjut contoh yang kedua adalah pasutri yang ingin memiliki keturunan hingga menunggu 10 tahun baru di berikan keturunan.
Dan sekarang si pasutri sukses besar dengan karya karyanya "Im Sarahza" karya Hanum Salsabiela dan Rangga Almahendra.. sebelumnya mereka telah meraih sukses besar dalam novelnya yang berjudul "99 Cahaya di langit Eropa". 


Berikut manfaat menulis



1. Membantu memulihkan emosi
Mengekspresikan emosi melalui kata-kata dapat mempercepat penyembuhan. Menulis pikiran dan perasaan Anda setelah peristiwa traumatis benar-benar dapat membuat luka fisik lebih cepat sembuh, menurut sebuah studi oleh peneliti di Selandia Baru. Dalam studi ini, peserta yang pernah mengalami pengambilan biopsi kulit ditugaskan untuk menulis sebuah catatan mengenai pikiran terdalam tentang apapun selain perasaan atau keyakinan mereka.


2. Mengubah cara berpikir pasien kanker terhadap penyakit mereka
Sebuah studi tahun 2008 dalam jurnal The Oncologist menunjukkan bahwa tulisan ekspresif dapat membantu pasien kanker dengan mengubah cara pikir, sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka. Selain itu, ternyata pada temuan awal studi, sebuah latihan menulis selama 20 menit sudah dapat menyebabkan perubahan cara berpikir beberapa pasien mengenai penyakit mereka.



3. Membuat Anda lebih terorganisir
Ketika Anda mengenal rasa cinta dan berkeinginan untuk menulis, Anda akan berusaha untuk menempatkan jadwal menulis di sela hari-hari Anda dengan lebih terstruktur. Penulis yang paling sukses akan membuat jadwal untuk menulis dan benar-benar meletakkannya di kalender. Melakukan hal itu akan membantu Anda mempertahankan jadwal keseharian, tidak hanya pada aktivitas menulis, namun Anda juga akan terorganisir dan efisien dalam bidang lain di kehidupan Anda.



4. Membantu untuk tertidur
Menghabiskan waktu 15 menit di malam hari, hanya untuk menuliskan apa yang Anda syukuri dapat membuat keajaiban terhadap tidur Anda, menurut sebuah studi “Applied Psychology: Health and well-being”. Para peneliti menemukan bahwa peserta studi yang menuliskan hal-hal yang mereka syukuri sebelum tidur memiliki kualitas tidur yang baik dan lebih panjang, lapor Psychology Today.



5. Membuat Anda berbicara lebih lancar
Sebagian besar hal ini disebabkan oleh peningkatan kosakata dan pengasahan bahasa yang konstan, termasuk editing, yang membuat Anda semakin memahami dasar tata bahasa yang benar. Terlebih lagi, upaya Anda untuk menemukan kalimat alternatif pada ide-ide sederhana tidak akan mati ketika berpaling dari tulisan Anda ke dunia nyata. Pada akhirnya, Anda akan lebih percaya diri saat berbicara, dan Anda akan mewarnai kata-kata Anda dengan pilihan kata yang halus dan positif, sehingga dapat berpengaruh dalam percakapan.



6.  Membuat pikiran dan tubuh lebih baik
Menurut sebuah artikel tahun 2005 di jurnal Advance in Psychiatric Treatment, manfaat menulis tulisan ekspresif tidak hanya dialami dalam jangka pendek, namun juga dalam jangka panjang. Menulis ekspresif telah dikaitkan dengan peningkatan suasana hati, kesejahteraan, tingkat stres dan gejala depresi, serta manfaat fisik seperti penurunan tekanan darah, dan juga peningkatan fungsi paru-paru dan hati. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa menulis tulisan ekspresif dapat membantu orang dengan gangguan stres pascatrauma.



Bagaimana cara memulai kebiasaan menulis?

Jika Anda belum menulis banyak, atau jika Anda tidak menulis akhir-akhir ini, maka kata-kata terkadang tidak mengalir ke halaman atau ke pikiran Anda ketika Anda membacanya kembali. Tetapi, ketika Anda telah menjalani kebiasaan menulis sehari-hari dan memaksakan diri untuk mengeluarkan kata-kata, tidak peduli betapa canggung kata tersebut pada awalnya, maka kesulitan tersebut akan terhapus dengan cepat. Akhirnya, tanpa waktu lama, ide Anda akan mengalir sepanjang hari dan membuat Anda lebih mudah menulis.
Ada pepatah arab mengatakan "Ikatlah Ilmu dengan Tulisan"